Cara Mengatasi Komputer Lemot atau Lambat

Komputer yang slow respond atau lambat pastilah sangat mengganggu penggunanya. Hal ini dapat menurunkan mood belajar ataupun bekerja kita. Ada beberapa hal yang mungkin terjadi saat perangkat tiba-tiba menjadi lemot. Hal ini bisa saja dikarenakan karena perangkat sudah dipakai bertahun-tahun, atau karena perangkat digunakan untuk mengerjakan banyak hal di saat yang bersamaan. Lalu sebenarnya apa saja penyebab PC kita menjadi lemot dan bagaimana cara mengatasinya?

Hal – hal yang menyebabkan PC lemot

Ada beberapa hal yang menyebabkan PC Anda lemot. Mau tahu penyebabnya? Yuk baca ulasan berikut.

  1. Kerusakan pada OS (Operating System)

Tanpa sistem operasi, kita tidak dapat menjalankan aplikasi-aplikasi yang ada dalam PC kita. Hal ini dikarenakan Sistem Operasi atau OS ini adalah software yang merupakan sumber daya baik untuk perangkat keras maupun perangkat lunak, dan juga sebagai daemon untuk program dalam PC. Jika sampai terjadi kerusakan atau eror pada OS, tentunya akan memperlambat kinerja PC itu sendiri.

  1. Hardisk eror

Hardisk merupakan suatu komponen hardware atau perangkat keras pada PC yang gunanya sebagai penyedia ruang menyimpan data output atau keluaran dari data yang telah diproses oleh aplikasi dalam PC. Keberadaan hardisk sendiri merupakan hal yang vital pada sebuah PC karena disinilah semua file atau data perangkat lunak disimpan. Hardisk juga menyimpan file instalasi OS dan aplikasi yang terpasang dalam PC lainnya. Hal ini membuat hardisk sangat mempengaruhi kerja PC, jika hardisk bermasalah maka PC juga akan menjadi lambat atau bahkan tidak dapat menjalankan tugas sebagaimana mestinya.

  1. Aplikasi menumpuk pada Startup

Aplikasi startup adalah program yang secara otomatis akan memulai secara  bersamaan dengan dinyalakannya Windows. Menumpuknya aplikasi di sistem startup dapat membuat PC menjadi sangat lama ketika dinyalakan. Hal ini karena proses startup terbebani oleh banyaknya aplikasi saat akan masuk ke Windows.

  1. Registry menumpuk

Bagi Anda yang sering menggunakan Windows, tentu sering mendengar istilah registry. Registry adalah sebuah basis data yang menyimpan bermacam konfigurasi pada Windows. Namun, penyimpanan aplikasi pada registry yang berlebihan dapat membuat PC terbebani karena developer pihak ketiga juga dapat menyimpan aplikasi diluar registry.

  1. Kepanasan

Salah satu komponen yang penting pada komputer adalah sistem pendinginnya. Hal ini sangat berguna untuk menjaga temperatur PC dan dapat mencegah overheat. Overheating sering menjadi penyebab lemotnya PC. Ini bisa terjadi karena kerusakan sistem pendingin atau design sistem ventilasi yang kurang sehingga perangkat cepat panas.

  1. Virus

Virus adalah program yang dapat menggandakan dirinya sendiri lalu menyebarkan salinan dirinya ke dalam aplikasi atau dokumen lain. Hal ini dapat membuat hardisk kehilangan kendali dan menjadi corrupt karena terlalu penuh akan salinan virus. Virus juga dapat menghilangkan beberapa data instalasi penting, sehingga PC bekerja secara tidak normal dan lambat.

Cara mengatasi PC yang lemot

Ada beberapa cara untuk mengatasi PC yang lemot, berikut beberapa cara tersebut, cobalah satu persatu.

  1. Install Ulang OS (Operating System)

Selain lambannya kinerja PC, kerusakan pada OS dapat kita ketahui setelah munculnya beberapa peringatan yang menunjukkan beberapa file sistem yang corrupt atau rusak. Bisa juga PC lemot karena banyaknya sistem update secara online yang membuat banyak aplikasi secara otomasi terpasang dan membebani hardisk. Solusi paling tepat untuk masalah OS ini dapat diatasi dengan menginstall ulang sistem operasi pada PC dengan sistem operasi yang lebih ringan.

  1. Backup data dengan Hardisk Baru

Sebelum mengganti Hardisk pada komputer Anda, hapus atau backup data dengan kapasitas yang besar, lalu defragmen hardisk. Cek kesehatan hardisk komputer Anda dan gantilah dengan hardisk baru apabila hardisk memang benar sudah tidak layak.

  1. Mengurangi Aplikasi pada Startup

Kita perlu mengatur program-program yang perlu dan tidak perlu aktif saat startup. Hal ini dapat kita lakukan dengan membuka sistem konfigurasi dan memilih menu startup. Lalu kita beri tanda centang pada aplikasi yang akan kita letakkan saat startup. Kita perlu meminimalisir aplikasi yang akan kita letakkan pada startup agar startup tidak terbebani oleh aplikasi-aplikasi yang kurang penting.

  1. Membersihkan Registry

Seperti yang disebutkan sebelumnya, jika sistem registry yang menumpuk dapat membuat PC menjadi lambat karena banyaknya sampah registry. Agar meningkatkan kinerja PC Anda, Anda perlu melakukan pembersihan registry baik dengan menggunakan aplikasi antivirus atau langsung dari CMD.

  1. Penggunaan Kipas External / Fan Pad

Tips mengatasi PC yang lambat karena overheat dapat dilakukan dengan memasang sistem pendingin tambahan. Anda hanya perlu memasang kipas external atau fan pad yang disambung dengan USB pada PC Anda.

  1. Memperbarui Sistem Antivirus

Memperbarui sistem antivirus juga dapat membantu mengatasi masalah komputer yang lemot atau lambat. Hal ini dikarenakan perkembangan virus yang terjadi secara terus menerus. Maka dari itu, kita juga perlu memperbarui sistem antivirus agar dapat segera mengatasi virus terbaru pada sistem.